Saturday, July 27, 2013

Resume MBC Day 11

Hari ini kami diperkenalkan dengan tiga lagu suporteran HME. Jadi total sekarang udah kenal 18 lagu HME.

Masa Bodoh
Masa bodoh sama klasemen
Masa bodoh materi pemain
Gue dukung cuma HME
Ayolah juara

Ga peduli provokasi awan
Ga peduli juara bertahan
Gue dukung cuma HME
Ayolah berjaya

HME Bawah Tanah (versi basket)
Anak HME, datang dari bawah tanah
Anak HME mendukung tim (basket)nya
Daripada dukung syalala
Lebih baik dukung HME
HME oy jadi juara

Kami Bukan Bonek
Kami bukan bonek, bukan juga the jack
bukan viking atau aremania
Kami bukan kampak, bukan slankmania
Kami ini HME ITB

Setelah itu kami dibagi menjadi dua tim untuk bermain MBC Bulaga. Kata-kata yang harus ditebak dipilih oleh pemain dari beberapa kata yang ditentukan panitia. Kata-kata tersebut berkaitan dengan MBC tapi sangat variatif, mulai dari kata yang keelektroteknikan sampai kata yang menurut saya agak mengejutkan untuk dijadikan bahan tebakan.

Permainan kedua mirip, cuma kali ini kami harus menebak nama orang berdasarkan tujuh kata yang mendeskripsikan orang tersebut. Tujuh kata tersebut didapat dengan menebak seperti MBC bulaga sebelumnya.

Setelah itu kami dibagi per empat banjar untuk mobilisasi ke lapangan basket A dan B saraga. Saya kira di sana kami bakal main game yang pos-posan gitu. Ternyata diadakan tanding basket antara omega dengan eltoro dan yang tidak ikut bermain jadi suporter dengan menyanyikan lagu-lagu suporteran HME. Sayangnya pukul 17 hujan gerimis turun sehingga voli dan bentengan dibatalkan. Kami dibubarkan dan diminta berkumpul lagi pukul 20.30.

Di sesi malam, kami dieval kebersampaian materi, performa angkatan, dan progress proyek angkatan.
Read More

Thursday, July 25, 2013

Resume MBC Day 10

Hari ini kami diberi materi tentang PALAPA HME ITB dan Problem Solving.

PALAPA HME ITB
Nama Palapa berasal dari sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada. Nama tersebut digunakan seorang dosen untuk menamai satelit pertama Indonesia. Karena terinspirasi, comdev HME ini dinamakan Palapa HME ITB.
1. Palapa Jaya direncanakan oleh angkatan 2005 saat MBC 2006. Rencana ini direalisasikan pada 2007. HME ITB membuat pembangkit listrik tenaga pikohidro 5kW di Cihurip Garut.
2. Palapa II dilaksanakan di Desa Mekarwangi, Garut. Survey pertama dilakukan pada 2008 dan realisasi pada 2010. Disini dibuat pembangkit listrik tenaga surya 10 x 100Wp.
3. Palapa III mulai survey pada 2011 awal. Comdev ini melakukan maintenance PLTS Palapa II, membangun rumah baca, peternakan domba, dan peternakan lele.

Dari 183 daerah tertinggal di Indonesia, dua diantaranya berada di Jawa Barat yaitu Sukabumi dan Garut. Itulah alasan ketiga palapa di atas dilaksanakan di Garut. HME juga melakukan kerjasama dengan arsi dalam Wae Rebo Power. Tujuan dari kegiatan ini adalah melistriki Wae Rebo, Flores, NTT.

Community Development atau comdev adalah pemberdayaan masyarakat agar meningkatkan kualitas hidup. Letak perbedaan dengan community service atau kerja sosial adalah comdev merupaka kegiatan yang berkelanjutan. Dasar dari dilaksanakannya comdev ini adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Peran Mahasiswa.


Problem Solving
Pembicara Alan Yudhahutama
Pola umum dari problem solving adalah identify, analyze, strategy, lalu execution. Disini kami dipaparkan metode DSPA
1. Define
key: specific and limited problem
"Masalah yang tidak terdefinisi tidak dapat dipecahkan". Nah, karena itulah kita harus dapat mendefinisikan masalah dengan baik. Definisi tersebut harus memenuhi SMART: Specific, Measurable, Achievable, Realistic, Time-bound.
2.Structure
key: ensure all potential issues is identified
Untuk mencari semua isu yang potensial, biasanya digunakan issues trees.
3.Prioritize
key: ensure actions planned are impactful and practical.
untuk membantu menentukan prioritas, digunakan impact-effort matrix.
4. Action
key: ensure everybody knows who's responsible for what and when. Clarity on deadlines.
Untuk 'ensure' hal-hal diatas kita harus membuat tabel yang isinya Task, Details, Time/Deadline, dan Person In charge. Nah disini ada tips buat nentuin person in charge.
Character above Skill. Jadi yang "belum mampu belum mau" dan "mampu belum mau" dikasih kerjaan staff. Untuk management diberikan ke "mau belum mampu" sebagai participant dan "mau dan mampu" sebagai delegate.
Read More

Friday, July 19, 2013

Resume MBC Day 9

Hari ini kami belajar bersama Nyoman Anjani, Ketua Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB, tentang kepemimpinan dan KM ITB. Sesi ini dilaksanakan di ruang kuliah yang besar, 9231.

Pada 2013, dari 250 juta rakyat Indonesia, hanya 5.6 juta yang merupakan mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai kaum muda harus menjadi solusi untuk masalah di sekitarnya. Mahasiswa berbeda dengan siswa. Mahasiswa memiliki tanggung jawab lebih untuk membangun masyarakat dan diminta unruk mengembangkan karakternya sendiri secara mandiri. Terdapat enam alat yang dapat menjadi sarana pengembangan karakter yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit, Tim Beasiswa, Majelis Wali Amanat-Wakil Mahasiswa (MWA-WM), Kabinet, dan Kongres yang semuanya bersatu dalam KM ITB. Beda KM dengan BEM adalah KM melakukan koordinasi dengan rektorat sedangkan BEM berada di bawah rektorat.

Nah, kan kak Nyoman ini merupakan seorang pemimpin. Pemimpin itu adalah seseorang yang knows the way, shows the way, and leads the way. Pemimpin harus tahu apa yang ingin dia ubah lalu menyatakan visinya itu kepada orang lain. Di sini pemimpin harus memiliki communication dan problem solving skill yang baik. Setelah ia mengumpulkan massa yang setuju dengan visinya, pemimpin akan membawa massa tersebut mencapai visi.

Hal yang harus dilakukan pertama kali adalah dare to dream, dare to change. Pemimpin yang berani bermimpi akan dapat memiliki visi yang baik dan dengan keberanian untuk mengubah ia dapat mencapai visi tersebut. Kunci kesuksesan seorang pemimpin adalah kecerdasan, keberanian, dan relasi. Semua kunci ini diperoleh melalui proses. Kita harus mau keluar dari zona nyaman kita ntuk mengetahui apa kekurangan dan potensi kita. Dengan mengetahui kemampuan dan batasan diri ini, kita akan mampu lebih memercayai diri kita sendiri dan meningkatkan keberanian yang kita miliki.

Tips manajemen waktu: tempatkan jiwa dan raga seutuhnya sesuai dengan seharusnya.

Setelah materi kami isoma kemudian cek kenal. Di cek kenal ini diketahui bahwa dari enam sampel hanya tiga yang dapat mengenal semua eltoro yang hadir day 9. Oleh karena itu kami diminta memberikan solusi untuk hal ini dan melaksanakan solusi tersebut sebaik-baiknya.
Read More

Wednesday, July 17, 2013

Resume MBC Day 8

MBC Day 8 ini isinya forum yang membahas empat hal.
A. Wisuda
Hal-hal yang kami dapat selama persiapan wisuda adalah lebih dekat dan kompak, rasa bangga dan percaya, saling menghargai, merasakan budaya HME yaitu apresiasi dan arakan, senang-senang, meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan profesionalitas, serta belajar team and time management. Seniro berpesan agar kami menjaga semangat ini.

Evaluasi keberjalanan wisuda untuk persiapan yaitu tidak ada tim yang pasti untuk satu pekerjaan. Solusinya refleksi angkatan apakah tim diperlukan dan efektif serta buat timeline yang jelas untuk pengerjaan suatu tugas. Eval untuk arakan adalah danlap tidak terdengar, barikade bingung, dan jadwal tidak sesuai. Di sini ditekankan bahwa korlap punya Plan B, tapi segala yang kita lakukan pada arakan bergantung pada keputusan gundala-gundili.

B. Tugas Pribadi
Buku angkatan, review di blog, isu elektroteknik, dan laporan IEEE harus dikerjakan dan dikumpulkan sesuai deadline. Di sini ditekankan untuk meningkatkan kesadaran pribadi dan meningkatkan kepedulian angkatan.

C. Menyapa massa HME
Kami tidak boleh takut dan ragu untuk menyapa HME. Jika bingung orang yang bersangkutan seniro/bandito atau senorita/maharani, sebut saja salah satunya. Dipastikan yang disapa tidak akan marah dan malah membenarkan. Menyapa adalah awal supaya kami semakin kenal dengan calon keluarga yang akan kami masuki. Saat sudah menjadi bagian dari mereka nanti, koordinasi dan kerjasama tidak hanya dilakukan satu angkatan, melainkan lintas angkatan. Oleh karena itu, saling mengenal sangat penting bagi kedua belah pihak.
Untuk solusi dari masalah ini, eltoro akan melakukan wawancara secara berkelompok dengan seniro, senorita, bandito, dan maharani. Dalam wawancara non formal ini kami dapat menggali pengalaman-pengalaman yang dapat dijadikan referensi dan pelajaran.

D. Kesalahan Eltoro saat persiapan wisuda
Pada persiapan wisuda di basement labtek VIII, kami melakukan hal yang tidak seharusnya kami lakukan, dengan alasan yang sepele. Akibat hal tersebut, kami mendapatkan kerugian berupa merusak muka hme dan angkatan, merusak dalam arti sebenarnya, membahayakan diri sendiri, dan menunjukkan ketidakdewasaan. Satu-satunya hal yang menguntungkan dari hal ini adalah pembelajaran bagi kami. Kami harus belajar mengendalikan diri agar tidak melakukan hal yang melanggar norma. Tidak ada konsekuensi yang diberikan seniro senorita. Konsekuensi ini memang sesuatu yang pasti ada setelah kami melakukan sesuatu, kami harus menanggung hal ini dan mengingatnya sebagai salah satu sejarah yang Eltoro ukir.
Read More

Sunday, July 14, 2013

Resume MBC Day 7

Saya ga tau di resume boleh curhat atau ga tapi hari ini adalah day MBC paling menyenangkan menggantikan day 4 yang sebelumnya di posisi pertama.

Hari ini MBC dimulai pukul 9 dengan apel pagi dilaksanakan di selasar GKU Timur. Kali ini kami berhasil memenuhi kuorum 215 karena kuorum ditentukan berdasarkan konfirmasi kehadiran. Spek yang dicek hari ini hanya payung dan semangat. Kami diminta menyanyikan mars eltoro untuk menunjukkan semangat kami. Kemudian kami diajarkan mars HME.

MARS HME

Elektro ITB derap langkahmu menggema
Elektro ITB desah nafasmu menggetarkan udara
Elektro ITB bakti karyamu jadi dambaan bangsa
Berjayalah slalu di mata dunia Elektro ITB
Oke Champ! Elektro! Elektro! Elektro! (tiga kali)
Elektro! We can fight! (tiga kali)

Entah saya lagi melankolis atau gimana, mars HME kali ini membuat saya merinding dan merasa lebih bersemangat. Setelah apel kami dibubarkan untuk persiapan arak-arakan. Kami diperbolehkan untuk menggunakan basement labtek VIII dan diminta berkumpul di saraga pukul 13.

Karena beberapa properti yang cukup besar, properti tersebut disimpan di atas tunnel. Beberapa eltoro tidak ikut ke saraga untuk menjaga properti tersebut. Di saraga kami dibariskan 8 shaf di dekat baligo HME untuk menghitung jumlah kami, kemudian kami diperbolehkan istirahat di sekitar tempat tersebut sambil menunggu gundala-gundili.

Gundala-gundili keluar sekitar pukul 15.30. Kami segera membentuk formasi penyambutan wisudawan yang berbentuk U sambil menyanyikan EL Elektro. Setelah ada beberapa patah kata dan menyanyikan mars HME, kami memulai arak-arakan. Keluar dari tunnel, hujan mulai turun. Ada beberapa patah kata dari kahim, kemudian kami menyanyikan mars HME lagi. Arak-arakan kembali dilanjutkan meski hujan bertambah deras. Pada saat arakan sedang berhenti, gundala memanfaatkannya untuk berteduh sebentar. Saya merasa tersentuh ketika ada salah seorang gundala yang menawarkan payungnya pada saya dan salah seorang gundili yang menyarankan untuk berteduh dulu saat berhenti. Hal ini membuat saya merasakan atmosfir kekeluargaan yang baru di MBC.

Sampai di gerbang depan kami perform sambil hujan-hujanan. Setelah itu kami kembali ke basement labtek VIII sambil terus menyanyikan EL Elektro. Di sini kami menerima ucapan terimakasih dari gundala-gundili. Seniro juga menyatakan rasa terima kasihnya dan mengatakan bahwa kami tidak boleh berkecil hati karena ketidakmaksimalan kami saat perform tadi. Sebelum day 7 ini ditutup kami menyanyikan mars eltoro. Menurut saya mars eltoro kali ini dinyanyikan langsung dari hati, perasaan bahagia dan semangat yang angkatan kami rasakan begitu terasa saat mars ini berkumandang.

Esensi yang saya dapatkan hari ini adalah pada day 7 ini kami bukan hanya diajarkan, melainkan sudah ikut melakukan budaya HME yaitu apresiasi dan arak-arakan wisuda. Hal ini merupakan salah satu awal kontribusi kami untuk HME. Selain itu, hal yang kita lakukan dengan sepenuh hati biasanya menghasilkan hal yang baik.
Read More